7 Obat Alami Maag

kunyit

Maag adalah suatu keadaan peningkatan produksi asam lambung sehingga menyebabkan iritasi lambung. Maag dapat disebabkan berbagai macam hal, seperti makanan atau minuman yang memicu peningkatan asam lambung (makanan pedas atau asam, kopi, alkohol), stres fisik, maupun mental, obat-obat tertentu yang digunakan dalam jangka waktu lama, dan makan yang tidak teratur. Maag juga memiliki gejala yang khas, seperti nyeri serta panas di ulu hati dan dada, mual, muntah, dan perut kembung. Namun, bila terjadi rasa perih di lambung hanya sebelum makan atau saat lapar dan hilang setelah makan, maka itu hanya karena peningkatan asam lambung dan belum termasuk maag.

Maag lebih mudah ditangani bila belum kronis. Pada maag kronis bisa terjadi pembengkakan atau radang pada lambung, bahkan bisa sampai perdarahan. Jadi, pencegahan lebih baik daripada mengobati, right?

Ada beberapa pilihan obat alami maag yang mungkin bisa dicoba sebelum maag menjadi kronis.

1. Kunyit

Kupaslah kunyit. Cuci dan parut. Tambahkan air matang dan peras. Minumlah air perasan 2x sehari, pagi sebelum makan dan malam sebelum tidur. Air kunyit ini juga dapat ditambah madu. Ramuan ini tidak disarankan untuk ibu hamil pada masa awal kehamilan karena meningkatkan risiko keguguran.

2. Lidah buaya

Kupaslah kulit lidah buaya, bersihkan hingga lendirnya berkurang. Rebuslah hingga matang dan tambahkan madu. Atau, lidah buaya yang sudah dibersihkan dapat dibuat jus dan ditambahkan madu.

3. Pisang raja

Pisang raja dapat langsung dimakan atau dikeringkan agar awet. Untuk mengeringkan pisang, pilihlah pisang raja yang sudah tua namun belum matang. Kupas kulit pisang dan potonglah pisang kecil-kecil. Angin-anginkan potongan pisang tadi dan jangan terkena sinar matahari langsung. Setelah kering, tumbuk atau blender hingga menjadi serbuk. Ambil 2 sendok bubuk pisang raja, tambahkan air hangat dan madu. Minumlah 2x sehari, pagi dan malam.

4. Kacang hijau

Cuci kacang hijau dan jemur untuk mengeringkan. Sangrai kacang hijau tersebut, lalu tumbuk hingga menjadi serbuk. Ambil 1 sdm serbuk kacang hijau, tambahkan air hangat. Minumlah 3x sehari.

5. Daun sirih

Siapkan 7 lembar daun skirih segar. Rebus daun sirih tersebut, lalu dinginkan dan saring. minumlah air rebusan daun sirih tersebut dengan takaran seukuran 1 gelas air mineral (+ 250 ml). Minulah 2x sehari. Minumlah sedikit demi sedikit. 

6. Kencur

Siapkan 1 jari rimpang kencur, cuci dan kupas. Kunyah kencur tersebut dengan garam secukupnya. Atau kencur tersebut dapat dipotong lalu direbus atau diseduh dengan air panas, lalu airnya diminum. Lakukan 3x sehari. 

7. Meniran

Siapkan daun meniran dan cuci. Rebuslah 3/4 genggam daun meniran dengan 3 gelas air. Rebuslah hingga air tersisa 3/4nya. Saring, tambahkan madu, dan minum air rebusan 3x sehari.

8. Campuran ramuan

Siapkan 5 lembar daun jambu biji, 10 lembar pegagan, 5 biji kencur, 11 biji ketumbar, 1/2 genggam, kayu manis. Cucilah semua bahan. Rebus dengan 4 gelas air sampai tersisa + 3 gelas. Minum air rebusan 3x sehari setelah makan. Untuk anak-anak berusia 9-12 tahun, berikan 1/3 gelas. Sementara dewasa diberikan 1/2 gelas.

Selain mengkonsumsi salah satu ramuan alami tadi, perlu juga adanya perbaikan pola makan. Disarankan untuk makan teratur, dengan porsi kecil namun sering.

 

Dari berbagai sumber.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


− five = one

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin