Apa Itu Dulcolax?

bisakodil

Apa itu Dulcolax?

Dulcolax adalah salah satu merek obat yang mengandung bisakodil. Dulcolax tersedia dalam bentuk tablet atau suppositoria.

Bisakodil digunakan untuk meredakan konstipasi atau sembelit. Bisakodil juga dapat digunakan untuk kondisi lain sesuai yang dijelaskan oleh dokter Anda.

Bisakodil adalah laksatif stimulan. Bisakodil bekerja langsung di usus besar, menstimulasi otot-otot usus sehingga menyebabkan pergerakan usus.

Jangan menggunakan bisakodil apabila:

    • Anda mempunyai alergi terhadap bisakodil.
    • Anda mempunyai nyeri lambung yang parah; radang usus buntu; konstipasi parah; perdarahan lambung, usus, atau anus; atau penyumbatan usus.
    • Anda tidak dapat menelan tanpa mengunyah.
    • Anda menjalani pembedahan perut

Hubungi dokter atau tenaga kesehatan apabila yang disebutkan diatas Anda alami.

Sebelum menggunakan bisakodil

Beritahukan pada dokter apabila Anda mengalami kondisi-kondisi medis, terutama apabila yang disebutkan berikut ini Anda alami:

    • Jika Anda hamil, merencanakan hamil, atau sedang menyusui.
    • Jika Anda mengkonsumsi obat lain, obat herbal, atau suplemen.
    • Jika Anda alergi terhadap obat, makanan, atau substansi lainnya.
    • Jika Anda mengalami gagal jantung, ketidaknormalan cairan atau elektrolit dalam tubuh, mual, muntah, nyeri lambung yang tidak terdiagnosis.

Tanyakan pada dokter atau apoteker bila bisakodil dapat berinteraksi dengan obat lain.

Bagaimana cara mengkonsumsi bisakodil tablet?

    • Konsumsilah bisakodil sesuai yang dokter atau apoteker sarankan. Cek label obat untuk dosis yang tepat. Minumlah saat perut kosong atau waktu tidur.
    • Minumlah bisakodil dengan atau tanpa makanan.
    • Minumlah bisakodil dengan segelas penuh air.
    • Minumlah cairan lebih banyak saat Anda menggunakan bisakodil.
    • Telanlah seluruh tablet bisakodil. Jangan dipatahkan, hancurkan, atau dikunyah sebelum ditelan.
    • Jangan mengkonsumsi bisakodil dalam waktu 1 jam setelah meminum antasid atau susu.

bisakodilBagaimana cara menggunakan bisakodil suppositoria?

    • Cuci tangan.
    • Buka bungkus suppositoria.
    • Berbaringlah miring dan majukan kaki yang berada di atas.
    • Masukkan suppositoria ke dalam anus.
    • Biarkan selama 15-20 menit karena obat akan meleleh saat masuk tubuh.
    • Hindari kamar mandi untuk sementara agar obat bekerja maksimal.
    • Cucilah tangan Anda.

Informasi keamanan bisakodil:

    • Jangan menggunakan lebih dari 1 minggu tanpa memberitahukan dokter. Mengkonsumsi bisakodil untuk waktu yang lama dapat menyebabkan penurunan fungsi usus.
    • Jangan menambahkan obat laksatif lainnya kecuali bila direkomendasikan doketr.
    • Perdarahan pada rektum atau kegagalan pergerakan usus dalam 12 jam setelah penggunaan laksatif bisa menjadi tanda masalah yang serius. Hentikan penggunaan dan segera hubungi dokter.
    • Jika terjadi mual, muntah, atau nyeri lambung, hentikan penggunaan bisakodil dan hubungi dokter.
    • Jika Anda menyadari ada perubahan kebiasaan usus Anda selama 2 minggu atau lebih, jangan menggunakan biakodil.
    • Gunakan bisakodil dengan perhatian pada lansia, karena bisa lebih sensitif terhadap bisakodil.
    • Bisakodil seharusnya tidak dikonsumsi anak-anak kurang dari 6 tahun.
    • Jika Anda sedang hamil, hubungi dokter Anda. Anda perlu berdiskusi mengenai manfaat dan risiko menggunakan bisakodil dengan dokter Anda. Belum diketahui secara pasti apakah bisakodil yang dikonsumsi oral dapat melewati ASI atau tidak. Jika Anda sedang menyusui atau akan menyusui dan ingin menggunakan bisakodil, diskusikan dengan dokter Anda. 

Kemungkinan efek samping bisakodil

Semua obat dapat menimbulkan efek samping, tetapi kebanyakan orang tidak mengalami, atau mengalami efek samping kecil. Diskusikan dengan dokter Anda apabila Anda mengalami efek samping ini yang menetap atau mengganggu: 

    • Kram perut; rasa tidak nyaman perut; pingsan.

Segera cari pertolongan medis apabila timbul reaksi alergi parah, seperti ruam, gatal, sulit bernafas, nyeri dada, bengkak di mulut, wajah, bibir, atau lidah.

 

Sumber: drugs.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


five + two =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin