Daftar Makanan yang Harus Dihindari Para Penderita Obesitas

Obesitas merujuk pada suatu kondisi dimana kandungan lemak di dalam tubuh seseorang sangat berlebihan. Kelebihan lemak ini akan secara langsung menambah berat badan seseorang. Obesitas ditentukan dengan sebuah metode atau cara yang disebut dengan penghitungan indeks masa tubuh atau IMT singkatnya. Hasil penghitunagn IMT – berat tubuh dibagi dengan tinggi tubuh dalam satuan meter kuadrat – yang di atas normal akan mendiagnosa apakah seseorang itu mengalami obesitas atau tidak.
Secara umum, kegemukan disebabkan oleh makanan yang kita makan sehari-hari. Dengan kata lain, makanan adalah faktor utama yang menyebabkan obesitas. Para penderita obesitas pun sangat banyak yang belum menyadari bahwa makanan kesukaan yang ia konsumsi setiap hari itu mengandung bahan yang membuat badan menjadi gemuk. Demi mengatasi atau pun mencegah obesitas, Anda perlu mengetahui jenis makanan apa saja yang harus dihindari oleh penderita obesitas. Simak informasinya di bawah ini.

Kegemukan/Obesitas beresiko penyakit

Nugget Ayam

Hayo, siapa dari pembaca yang menyukai nugget ayam? Duh, makanan olahan yang satu ini memang telah masuk ke daftar makanan wajib kebanyakan orang. Namun, tahukan Anda bahwa setiap makanan instan alias cepat saji ini tinggi lemak dan berisiko meningkatkan obesitas. Mengejutkan, 50% kandungan yang terdapat pada nugget ayam adalah lemak. Nugget juga mengandung banyak karbohidrat dari pada protein.
Ditambah lagi, penyajian nugget ayam ini harus melalui proses penggorengan yang akan membuatnya semakin banyak mengandung lemak. Memang benar makanan ini praktis dan enak, namun jika mengancam kesehatan, Anda harus menyingkirkannya dari list makanan utama Anda.

Burger

“Wah, sayang sekali, padahal burger enak!” Mungkin kalimat itu yang kalian ucapkan ketika membaca poin kedua ini. Ya, memang sayang sekali ya. Namun sekali lagi, burger juga termasuk makanan instan lo, atau sering disebut dengan sebutan junkfood. Sudah bukan rahasia lagi bahwa junkfood itu tidak baik untuk kesehatan apalagi burger memiliki kandungan garam dan lemak jenuh yang tinggi.

Kentang

Biasanya kalau ada burger, mestinya ada makanan dari olahan kentang seperti kentang goreng. Kentang sebenarnya tidak seberbaha itu, ia termasuk makanan yang mengandung rendah kalori. Namun, jika kentang diproses dengan penggorengan bersuhu tinggi, maka kalorinya dapat melonjak tinggi pula. Ini lah yang menyebabkan kentang goreng harus dihindari oleh Anda yang sedang mencegah obesitas atau pun mengatasinya. Kentang yang telah melewati penggorengan ini juga memiliki kandungan yang tidak jauh berbeda dengan burger yaitu garam dan lemak jenuh yang jumlahnya tidak sedikit.
Selain kentang goreng, makanan olahan dari kentang seperti keripik kentang ternyata juga mengandung lemak tinggi. Makanan ini biasa disantap sebagai camilan di kala bersantai. Faktanya, keripik kentang ini diolah dengan suhu penggorengan yang tinggi dan disertai dengan krim serta mentega. Keripik kentang cepat saji juga mengandung bahan pengawet dan garam yang tinggi. Oleh karena itu, Anda sebaiknya menghapus kentang goreng dan kripik kentang dari menu camilan Anda.

Minuman Bersoda

Waduh, serangkaian makanan ini semuanya berpasangan ya. Menu makan seseorang khususnya orang yang gemuk biasanya burger, kentang goreng tambah minuman soda. Ternyata semuanya tidak baik, lo. Minuman bersoda dikatakan tidak baik karena kandungan gulanya yang tinggi yang tentunya ampuh dalam memperburuk obesitas Anda. Orang yang berpostur tubuh gemuk cenderung ketagihan dengan minuman jenis ini karena kandungan gula yang memberi energi dan membuat tubuh melepaskan serotonin yang memperbaiki suasana hati.

Ice Cream

Ow, lagi-lagi makanan yang enak masuk daftar makanan yang harus Anda hindari demi mencegah obesitas. Terkadang, makanan atau hal yang enak dan kita suka malah membahayakan kesehatan kita. Ice cream, seperti yang kita tahu, adalah salah satu olahan susu yang sangat digemari semua kalangan. Ice cream ternyata dapat membuat badan menjadi gemuk lebih cepat karena kandungan gula dan lemak di dalamnya.

Gorengan

Nah, kalau yang ini mungkin sudah banyak diketahui. Gorengan bukan hanya tidak baik dikonsumsi oleh penderita obesitas, melainkan semua orang. Rasanya yang enak dan harganya yang murah membuatnya menjadi camilan favorit masyarakat yang sebenarnya mengancam kesehatan masyarakat. Bahaya pertama dari gorengan adalah karena ini makanan yang digoreng. Perlu Anda ingat baik-baik bahwa setiap makanan yang digoreng mengandung lemak yang lebih tinggi dari pada makanan yang direbus atau dipanggang. Kedua, biasanya penjaja gorengan atau penjual gorengan ini menggunakan minyak yang sama untuk berkali-kali penggorengan. Minyak yang sudah berkali-kali dipakai ini mengandung lemak berbahaya yang akan dengan mudah membuat Anda semakin gemuk.

Sereal Manis

Lagi-lagi makanan instan masuk daftar makanan yang harus dihindari oleh orang yang mengalami obesitas. Sereal manis yang biasanya dikonsumsi di pagi hari sebagai menu sarapan ini ternyata akan menambah kadar gula dalam tubuh secara ekstream. Sereal manis ini juga mengandung karbohidrat yang tinggi. Kadar gula tubuh yang meningkat akan menyebabkan tubuh menjadi gemuk dan semakin gemuk.

Kopi Instan

Kopi merupakan salah satu minuman kegemaran kaum adam. Pada sebagian orang, kopi instan sudah menjadi minuman wajib setiap hari. Ternyata, kopi instan mengandung lemak tinggi. Secangkir kopi instan yang Anda konsumsi mengandung 39 gram lemak. Bayangkan berapa banyak lemak yang Anda masukkan ke dalam tubuh apabila Anda meminum kopi 3 kali dalam sehari lalu kalikan selama seminggu. Hmm… banyak sekali ya.

Alpukat

Umumnya, makanan dengan lemak tinggi ini dihasilkan dari makanan-makanan instan seperti yang sudah Anda baca di atas. Namun, ada segolongan makanan alami yang juga mengandung lemak tinggi yang tentu tidak cocok untuk Anda yang mengalami obesitas. Salah satunya dalah alpukat.
Itulah daftar makanan yang harus dihindari oleh para penderita obesitas. Bagi Anda yang sudah mengalami kelebihan berat badan walaupun tak sebanyak obesitas, sebaiknya, Anda juga mencegah obesitas dengan membatasi memakan makanan seperti yang tertulis di atas tadi. Terakhir, perlu Anda ketahui bahwa obesitas yang dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan akan menimbulkan berbagai penyakit berbahaya.

Add Comment