Fakta-Fakta Mengenai Obesitas yang Perlu Anda Ketahui

Obesitas yang dalam bahasa Inggrisnya obesity itu berawal dari kata obese yang berarti gemuk sekali. Ya, ada kata sekali di sana yang berarti obesitas merujuk pada gemuk yang tak biasa. Orang yang diluar batas normal masa tubuhnya disebut dengan overweight. Sedangkan obesitas berada satu tingkat di atas overweight tersebut. Obesitas sendiri memiliki tingkatannya, seperti obesitas tingkat I dan II. Meningkatnya jumlah penderita obesitas di beberapa Negara membuat kita harus lebih peka. Berikut saya hadirkan fakta-fakta mengenai obesitas yang perlu Anda ketahui.

Penderita Obesitas Cenderung Memiliki Kebiasaan Makan di Luar

Fakta pertama yang mungkin baru saja Anda dengar adalah para penderita obesitas itu cenderung memiliki kebiasaan makan di luar. Beredar berbagai informasi yang mengatakan bahwa sekitar 78% dari penderita obesitas memiliki kecenderungan untuk memilih makan di luar (jajan), dari pada memakan makanan rumahan atau masakan sendiri.
Kebiasaan seperti ini pula lah yang membuat seseorang gagal dalam mencegah obesitas. Makanan-makanan di luar cenderung memiliki lemak berlebih yang akan membuat penderitanya semakin gendut. Sebaliknya, memakan makanan di rumah dan dimasak sendiri jauh lebih sehat dan bisa kita pastikan kandungan lemaknya.

Tidur Belebihan Dapat Memicu Obesitas

Banyak yang mengatakan bahwa alah satu hal yang paling nikmat dalam hidup adalah tidur lama. Ya, tidur dalam waktu yang lama adalah kepuasan tersendiri. Namun, segala hal yang dilakukan di luar batas normal pasti berakibat buruk, termasuk waktu tidur yang berlebihan. Salah satu manfaat negatif dari kelebihan waktu tidur ini adalah terpicunya penyakit obesitas. Hendaknya Anda mengatur waktu tidur seperti yang telah disarankan. Jadilah normal. Jangan pula Anda kekurangan waktu tidur. Kekurangan waktu tidur juga dapat memicu berbagai pennyakit.

Jumlah Kematian Akibat Obesitas Lebih Tinggi Dibandingkan dengan Jumlah Kematian Akibat Kekurangan gizi

Fakta unik selanjutnya ini mungkin menngejutkan sekali bagi Anda. Sebagian besar dari kita berpendapat bahwa kekurangan gizi dapat menyebabkan banyak sekali kematin. Benar saja, namun ternyata kematian yang disebabkan oleh obesitas jauh lebih tinggi. Fakta ini ditunjukkan sendiri oleh organisasi kesehatan dunia WHO.

Obesitas Dapat Diturunkan Oleh Ayah

Selain faktor kebiasaan makan berlebihan yang seseorang miliki, obesitas ternyata juga sebagian besarnya diturunkan dari para orang tua dalam hal ini ayah. Disebutkan dari berbagai sumber bahwa ayah yang sedang menjalani diet dapat memberikan pengaruh terhadap kebiasaan makan dan kesehatan anak.

Kebiasaan sebaliknya pun akan berpengaruh pula ke anak Anda yakni ayah yang mengalami obesitas biasanya akan menurunkan itu kepada anaknya. Tingkat risiko anak untuk mengalami masalah obesitas menjadi semakin tinggi. Inilah sebabnya biasanya semua anggota sebuah keluarga dapat terserang obesitas karena diawali oleh orang tua yang mengalami obesitas.

Anak-anak Dibawah 5 Tahun Lebih Berisiko Mengalami Obesitas

Obesitas ternyata lebih besar risikonya pada anak-anak daripada pada orang dewasa. Selain obesitas, anak-anak ini juga berisiko untuk terkena penyakit diabetes dan penyakit jantung. Oleh karena itu orang tua harus sebisa mungkin mencegah obesitas pada anaknya dan sebisa mungkin mengatur makanan yang dikonsumsi anak. Masalah obesitas pada anak ini merupakan masalah kesehatan yang serius.

Mencegah Obesitas Tidak Terlalu Sulit

Banyak dari masyarakat mungkin kesusahan dalam menurunkan atau menstabilkan berat badannya. Sebuah hal yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan dan sekali saja sesuatu itu sudah menjadi kebiasaan, maka akan sulit untuk menghilangkannya atau mengubahnya. Hal inilah yang terjadi pada para penderita obesitas.

Padahal sebenarnya mencegah obesitas tidaklah sulit. Ketika berat badan Anda telah berada di atas normal bahkan hanya satu kilo. Cepatlah ambil tindakan. Misalnya saja seperti mengganti makanan cepat saji Anda dengan makanan tinggi serat. Anda juga bisa mengganti camilan dengan buah-buahan. Anda juga bisa mengganti gaya makan Anda yang awalnya cepat jadi makan perlahan. Makan secara pelan ini efektif dalam memberikan rasa kenyang lebih cepat kepada Anda sehingga mengurangi jumlah kalori yang Anda konsumsi.
Penderita Obesitas di Negara Maju dan Berkembang Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Mungkin Anda langsung bertanya mengenai hubungan obesitas dengan latar belakang tingkat pendidikan. Di Negara-negara maju, hanya orang-orang yang tidak berpendidikan yang cenderung mengalami obesitas ini. Hal ini disebabkan oleh kurangnya kesadaran. Nah, namun, fakta ini tak berlaku di Negara berkembang. Di Negara berkembang justru orang-orang dengan latar belakang pendidikan lebih baik yang menjadi sebagian besar penderita obesitas.

Obesitas Erat Hubungannya Dengan Diabetes

Seperti yang kita ketahui bahwa obesitas ini memiliki komplikasi yang dengan kata lain kehadirannya dapat memicu penyakit lain untuk berdatangan. Beberapa hal yang dipercaya menjadi komplikasi dari obesitas adalah penyakit-penyakit seperti serangan jantung dan kematian dini. Fakta ini benar adanya, namun, hal yang lebih berkaitan erat dengan obesitas adalah diabetes. Oleh karena itu, kebanyakan orang yang menderita obesitas diberikan larangan untuk mengonsumsi makanan yang bisa menaikkan kadar gula darah terlalu banyak. Intervensi penurunan berat badan akan cenderung lebih efektif dalam melawan diabetes, begitu yang dinyatakan oleh tim peneliti masalah kondisi kesehatan diabetes. Diabetes tentu bukan penyakit yang bisa kita sepelekan.

Baca Juga: Cara Melangsingkan Tubuh Secara Alami, Cepat, dan Tetap Sehat

Nah, demikianlah pembahasan mengenai fakta-fakta mengenai obesitas yang perlu Anda ketahui dengan baik. Apapun jenis penyakitnya, tentu Anda tidak bisa menyepelekannya, apalagi jika Anda atau salah satu dari anggota keluarga Anda mengalami obesitas. Faktor terpenting dalam mengatasi maupun mencegah obesitas adalah kesadaran untuk mengubah keseluruhan gaya hidup dan menghilangkan kebiasaan buruk. Sehat ada di tangan Anda.

Baca Juga:

9 Bahan Alami untuk Mengatasi Obesitas

Add Comment