Interaksi Obat dengan Ginkgo Biloba

khasiat ginkgo biloba, keefektifan ginkgo biloba, ginko biloba

Kalau kemarin kita membahas tentang keefektifan dan manfaat ginkgo biloba, sekarang kita akan membahas tentang interaksi obat dengan ginkgo biloba. Hal ini penting karena ginkgo biloba banyak terdapat di berbagai produk suplemen dan campuran dalam obat alami, sementara masyarakat tidak dibekali dengan pengetahuan yang cukup tentang interaksi obat dengan ginkgo biloba.

Interaksi obat dan ginkgo biloba dibedakan dalam tiga kategori, yakni mayor, moderat, dan minor. Interaksi mayor berarti sebaiknya tidak menggunakan kombinasi antara obat dengan ginkgo biloba, moderat berarti perlu berhati-hati dalam menggunakan kombinasi suatu obat dengan ginkgo biloba, sedangkan kategori minor berarti perlu adanya kewaspadaan bila menggunakan kombinasi ginkgo biloba dengan suatu obat.

a. Interaksi mayor: sebaiknya menggunakan kombinasi ini.

Ibuprofen

Ginkgo biloba dapat memperlambat proses penggumpalan atau pembekuan darah. Ibuprofen juga dapat memperlambat penggumpalan darah. Sehingga, kombinasi ini menjadikan darah terlalu encer dan dapat meningkatkan risiko perdarahan.

Obat-obat antikoagulan/antiplatelet

Obat-obat antikoagulan/antiplatelet juga dapat memperlambat proses pembekuan darah. Akibatnya, bila dikonsumsi bersamaan dengan ginkgo biloba akan meningkatkan risiko perdarahan. Beberapa contoh obat antikoagulan/antiplatelet, antara lain aspirin, klopidogrel, dalteparin, enoksaparin, heparin, indometasin, tiklopidin, dan warfarin.

b. Interaksi moderat: perlu hati-hati dalam menggunakan kombinasi ini.

Alprazolam

Menggunakan ginkgo biloba dengan alprazolam dapat mengurangi efek dari alprazolam. Akibatnya pengobatan dengan alprazolam bisa tidak efektif.

Buspiron

Ginkgo biloba dan buspiron, keduanya dapat mempengaruhi otak. Seseorang merasa terlalu bersemangat (overexcited) ketika menggunakan ginkgo biloba, buspiron, dan obat lain. Namun, belum jelas apakah interaksi ini disebakan karena ginkgo biloba atau obat lain.

Efavirenz

Evafirenz adalah obat untuk infeksi HIV. Menggunakan Efavirenz dengan ginkgo biloba dapat mengurangi efek dari Evafirenz. Sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter bila akan menggunakan kombinasi ini.

Fluoxetine

Mengonsumsi ginkgo biloba bersama St. John’s wort, herbal lain, dan fluoxetine dapat menyebabkan timbul rasa terganggu, gelisah, gugup, dan gembira. Ini disebut dengan hipomania. Namun, belum diketahui secara pasti apakahh interaksi ini dikarenakan ginkgo biloba atau bukan.

Obat yang dimetabolisme di hati (liver)

Beberapa obat dimetabolisme, diubah dan diurai di hati agar dapat dikeluarkan dari tubuh. Konsumsi ginkgo biloba yang dikombinasi dengan obat-obat yang dimetabolisme di hati dapat mengurangi kecepatan hati dalam memetabolisme obat tersebut sehingga dapat meningkatkan efek ataupun efek samping obat tersebut. Atau, ginkgo biloba dapat mempengaruhi kecepatan hati dalam memecah obat, sehingga menghasilkan efek dan efek samping yang bervariasi.

Obat-obat yang kecepatan metabolismenya atau pengurainnya berkurang karena ginkgo biloba adalah Amitriptilin, Klozapin, Kodein, Desipramin, Donepezil, Fentanil, Flecainide, Fluoxetine, Meperidinr, Metadhone, Metoprolol, Olanzapin, Ondansetron, Tramadol, Trazodone, Diazepam, Zileuton, Celecoxib, Diklofenak, Fluvastatin, Glipizide, Ibuprofen, Irbesartan, Losartan, Fenitoin, Piroksikam, Tamoxifen, Tolbutamide, Torsemid, dan Warfarin. Sedangkan obat-obat yang kecepatan metabolismenya dipengaruhi oleh ginkgo biloba antara lain Lovastatin, Clarithromycin, Cyclosporine, Diltiazem, Estrogen, Indinavir, Triazolam.

Obat-obat penurun gula darah.

Ginkgo biloba dapat meningkatkan atau menurunkan insulin dan gula darah pada orang yang memiliki diabetes tipe 2. Menggunakan ginkgo biloba dengan obat antidiabetes dapat menurunkan kinerja obat antidiabetes. Sehingga, disarankan untuk melakukan pemantauan lebih terhadap gula darah pasien. Dan mungkin dosis obat antidiabetes Anda perlu diubah. Konsultasikan ke dokter.

Beberapa contoh antidiabetes, antara lain glimepiride, glyburide, insulin, pioglitazone, rosiglitazone, chlorpropamide, glipizide, tolbutamide, dsb.

Obat-obat yang dapat meningkatkan risiko kejang

Beberapa obat dapat meningkatkan risiko timbulnya kejang. Ginkgo biloba juga dapat menyebabkan kejang pada beberapa orang. Bila obat tersebut dan ginkgo biloba dikombinasikan, maka dapat meningkatkan risiko kejang yang lebih besar. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak menggunakan obat-obat yang dapat menyebabkan kejang dengan ginkgo biloba.

Beberapa obat yang dimaksud adalah golongan obat anestesi/bius, antiaritmia (mexiletine), antibiotik, antidepresan, antihistamin/antialergi, imunosupresan/penekan sistim imun, narkotika, stimulan, teofilin, dll.

Obat-obat digunakan untuk mencegah kejang

Obat-obat yang digunakan untuk mencegah kejang mempengaruhi senyawa-senyawa kimia di otak. Ginkgo biloba juga dapat mempengaruhi senyawa-senyawa kimia di otak, sehingga mungkin dapat mengurangi keefektifan obat pencegah kejang. Obat-obat yang dimaksud, adalah fenobarbital, primidone, asam valproat, gabapentin, karbamazepin, fenitoin, dll.

Trazodone

Trazodone dan ginkgo biloba mempengaruhi senyawa kimia di otak. Menggunakan kombinasi trazodone dan ginkgo biloba dapat menyebabkan efek samping yang serius di otak. Pernah, seseorang yang mengonsumsi kombinasi tersebut mengalami koma. Sehingga, disarankan untuk tidak mengkombinasikan trazodone dan ginkgo biloba.

c. Minor: Perlu waspada dengan kombinasi ini

Hidrokoltiazid

Hidroklortiazid adalah obat yang digunakan untuk mengurangi pembengkakan (edema/udem) dan mengontrol tekanan darah. Menggunakan ginkgo biloba dengan hidroklortiazid dapat meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter bila anda menggunakan obat untuk hipertensi sebelum menggunakan ginkgo biloba.

Omeprazole

Omeprazole diubah dan diurai di hati. Ginkgo biloba dapat meningkatkan kecepatan liver dalam mengurai omeprazole. Akibatnya kinerja omeprazole dalam tubuh kurang efektif.

Itulah beberapa interaksi berbagai obat dengan ginkgo biloba. Anda tidak perlu menghafal semua nama obat tadi. Namun, perhatikan saja obat-obat yang Anda atau keluarga Anda konsumsi bila juga menggunakan ginkgo biloba atau akan mengkonsumsi ginkgo biloba.

 

Sumber: Medline Plus

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


five + = twelve

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin