Obat yang Harus Ada Dalam Kotak Obat

P3K

Apakah Anda mempunyai kotak obat atau tempat khusus untuk menyimpan obat? Bila Anda tidak punya, ada baiknya Anda memilikinya sekarang. Pernahkah Anda kebingungan mencari obat saat Anda membutuhkannya karena tidak tersimpan dengan baik? Inilah keuntungan bila Anda mempunyai kotak obat. Karena dengan kotak obat ini, obat-obat Anda akan tersimpan rapi dan teratur, serta memudahkan Anda saat mencari obat yang Anda perlukan.

 

Kotak obat harus diisi apa saja?

1. Analgetik

Analgetik adalah obat untuk mengatasi nyeri yang dapat dibeli langsung di Apotek tanpa resep dokter. Obat analgetik sebaiknya tersedia dalam bentuk tablet, sirup, gel atau salep.

Obat analgetik yang diminum biasanya digunakan untuk mengobati sakit kepala, sakit gigi, sakit otot. Sedangkan analgetik dalam bentuk gel atau salep biasanya digunakan untuk meredakan cedera otot.

2. Antidiare

Diare sebenarnya adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan racun dari tubuh. Namun, apabila diare dirasa sudah berlebihan dan mengganggu, ada baiknya bila Anda mengonsumsi obat antidiare.

Anak-anak dan lansia perlu perhatian khusus saat mengalami diare. Karena anak-anak dan lansia lebih rentan mengalami dehidrasi, maka perlu penanganan secepatnya.

3. Antihistamin

Antihistamin adalah obat anti alergi. Alergi bisa terjadi karena adanya alergen yang bereaksi dengan tubuh. Alergen dapat berasal dari debu, asap, atau mengonsumsi makanan tertentu, seperti seafood. Sensitivitas masing-masing oranglah yang membedakan terjadinya alergi atau tidak.

4.P3K

P3K (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) perlu tersedia dalam kotak obat. Macam-macam peralatan yang harus disediakan adalah cairan antiseptik dan kasa steril/perban, serta perban elastis untuk penanganan luka dan cedera otot.

Namun, sebaiknya Anda menyingkirkan kapas dari kotak obat. Karena kapas mengandung alergen. Kapas yang digunakan saat membubuhi antiseptik bisa meninggalkan serat kapas yang menempel dan memperparah peradangan. Oleh karena itu, kapas dapat digantikan dengan kasa steril.

5. Inhaler untuk asma

Penderita asma wajib menyediakan inhaler dalam kotak obat untuk menangani asma saat kambuh.

6. Obat flu dan batuk

Flu adalah serangkaian gejala yang ditandai dengan hidung tersumbat, nyeri tenggorokan, dan meriang. Biasanya flu menghasilkan pilek, batuk, dan demam. Banyak obat flu yang tersedia dalam bentuk kombinasi untuk menangani pilek, batuk, dan demam sekaligus. Namun, apabila Anda hanya mengalami salah satu saja, batuk saja, pilek saja, atau demam saja, ada baiknya menggunakan obat tunggal sesuai dengan gejala yang dialami.

Obat-obat ini digunakan untuk penanganan sementara. Bila setelah menggunakan obat tidak menunjukkan perbaikan, ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

 

Sumber: Republika.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


three + nine =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin