Peringatan Baru untuk Statin si Penurun Kolesterol

wpid-simvastatin.jpg

Statin adalah segolongan obat yang biasa digunakan untuk menurunkan kolesterol. Dalam jumlah sedikit tubuh memerlukan kolesterol untuk dapat bekerja dengan baik. Akan tetapi, bila terdapat terlalu banyak kolesterol dalam darah, kolesterol tersebut dapat menyebabkan penyempitan atau bahkan memblokade pembuluh darah sehingga darah tidak dapat didistribusikan dengan baik ke seluruh tubuh. Seperti yang kita ketahui, darah tidak hanya mengandung sel darah merah, namun juga oksigen serta nutrisi yang diperlukan organ tubuh.

Baru-baru ini, FDA memperingatkan bahwa statin dapat menyebabkan hilangnya ingatan, kebingungan, peningkatan kadar gula darah dan risiko diabetes tipe 2. FDA juga mengumumkan agar produk statin baik statin generik maupun bermerek harus menambahkan tambahan peringatan ini pada label statin.  Produk-produk yang termasuk antara lain: Lipitor (atorvastatin), Lescol (fluvastatin), Mevacor (lovastatin), Altoprev (lovastatin extended-release), Livalo (pitavastatin), Provachol (pravastatin), Crestor (rosuvastatin), dan Zocor (simvastatin). Penambahan peringatan ini juga berlaku untuk produk-produk kombinasi, seperti Simcor (simvastatin/niacin extended release) dan Vytorin (simvastatin/ezetimibe).

Label baru untuk statin akan memberikan peringatan pada pasien tentang:

- Hilangnya memori atau kebingungan mental

   Beberapa orang yang menggunakan statin mengalami efek yang melibatkan otak ini. Efek ini biasanya bukan merupakan efek serius dan akan hilang bila obat dihentikan.

- Meningkatkan risiko peningkatan kadar gula darah

- Berisiko mengalami diabetes tipe 2

Selain perubahan pada label obat, FDA juga merekomendasikan tes fungsi hati untuk dilakukan sebelum penggunaan statin dan dilanjutkan sesuai kebutuhan. Sebelum muncul kebijakan baru ini, pasien yang menggunakan statin diharuskan untuk menjalani tes fungsi hati rutin. Namun, rekomendasi ini kemudian diubah.

“Kami ingin tenaga kesehatan dan pasien mengetahui informasi terkini risiko penggunaan statin, tetapi juga menjamin bahwa pengobatan ini memberikan bukti yang penting untuk kesehatan berupa penurunan kolesterol,” Mary Parks, MD, Direktur Divisi Produk Metabolisme dan Endokrinologi FDA.

Dr. Greg Fonarow, Profesor Cardiovascular Medicine di University of California, Los Angeles, dan seorang juru bicara dari American Heart Association, setuju dengan FDA bahwa manfaat statin bagi sebagian besar pasien lebih besar dibandingkan risiko potensialnya.

 

Sumber: WebMD, Drugs.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


two − one =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin