Tips Makan Sehat di Restoran Cepat Saji

mcdonald

Konsumsi makanan cepat saji atau fast food di era ini sudah menjadi suatu kebiasaan baru. Bahkan, anak kecil jaman sekarang sudah dibiasakan mengkonsumsi makanan cepat saji ini. Apa salahnya dengan makanan cepat saji? Makanan cepat saji kaya akan lemak, kalori, natrium, serta kurang serat yang dapat berkontribusi pada obesitas atau kelebihan berat badan. Masyarakat Indonesia ini, cenderung lebih suka melihat anaknya gemuk, sebagai tanda bahwa orang tua berhasil merawat anak tersebut dengan baik. Namun, bila gemuk dan tidak sehat? Risiko ditanggung sendiri.

Makanan cepat saji seharusnya bukan menjadi konsumsi kita setiap hari, namun bila hanya sesekali bolehlah.. Beberapa hal dasar yang perlu diingat saat mengkonsumsi makanan cepat saji, antara lain:

1. Pilihlah porsi reguler atau porsi anak-anak

Seperti yang sudah dikemukakan sebelumnya, makanan cepat saji mengandung banyak lemak dan kalori. Dalam satu porsi reguler saja sudah cukup memberikan banyak kalori dan lemak, apalagi bila pesan porsi large atau big. Cara yang paling aman adalah pesan porsi anak-anak, karena kandungan kalori, lemak, dan natriumnya lebih kecil. Atau porsi reguler saja, jangan ditambah.

2. Hilangkan bagian kulit

Fried chicken dengan rasa dan kriuknya yang khas, memberikan pengalaman tersendiri yang tak terlupakan. Tapi ada baiknya tidak mengkonsumsi bagian kulitnya. Dengan menghilangkan bagian kulit akan mengurangi jumlah kalori yang kita konsumsi.

3. Pilihlah minuman yang pas.

Sepertinya paduan yang pas makanan cepat saji adalah Cola dingin dengan gelas besar. Namun, perlu kita ketahui bahwa Cola itu mengandung banyak gula dan rendah akan nutrisi. Minuman Cola yang mengandung banyak gula ini akan menambah jumlah kalori yang kita konsumsi. Selain itu, karena Cola mengandung CO2, Cola dapat menyebabkan kembung. Jadi, pilihan minum yang pas adalah air mineral, teh botol atau susu juga boleh. Susu memang juga menambah kalori, tapi juga kaya akan nutrisi dibandingkan Cola, benar kan?

4. Jangan pesan menu desert

Menu desert, misalnya ice cream atau sejenisnya sebaiknya tidak dipesan. Kalori yang kita peroleh dari satu menu porsi reguler sudah cukup banyak, apalagi ditambah menu desert. Pikir-pikir lagi ya?

 

Makanan cepat saji tidak membuat kita seketika langsung sakit. Namun, risiko penyakit akan meningkat seiring waktu bila kita menimbun makanan cepat saji dalam tubuh kita. Seperti peribahasa mengatakan, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Tapi kan ada baiknya bila yang sedikit-sedikit itu adalah sesuatu yang baik, right?

So, pilihlah makanan dengan bijak ya teman.. Karena kesehatan itu investasi kita. Apa guna kita punya uang banyak, hidup berkecukupan, tapi kita sakit?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*


four + nine =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Page optimized by WP Minify WordPress Plugin