Tips menghindari Bahaya Polusi di Lampu Merah

Lampu merah adalah rambu lalu lintas dimana jika lampunya berubah merah, tandanya kita harus berhenti. Posisi lampu merah biasanya berupa perempatan dan pertigaan. Persimpangan inilah yang biasanya merupakan pusat penumpukan jumlah kendaraan dari berbagai jenis, berbagai tahun pembuatan dan juga berbagai jenis bahan bakar.

Keberagaman itulah yang juga turut menyumbang beragamnya jenis polusi di setiap persimpangan yang ada. Inilah yang menyebabkan kondisi kesehatan pengguna kendaraan bermotor yang berhenti di persimpangan ketika lampu merah ini perlahan-lahan akan semakin menurun karena paparan polusi yang sangat bayak itu. Kondisi ini dua kali lipat lebih buruk bagi pengendara sepeda motor atau kendaraan lain yang bentuknya terbuka.

Tips menghindari Bahaya Polusi di Lampu Merah

Untuk itu ada beberapa tips yang layak dicoba untuk meminimalisir paparan polutan yang berasal dari kendaraan bermotor selama anda di perjalanan :

Bagi pengendara sepeda motor, bemo atau berbagai kendaraan roda tiga sebaiknya gunakan masker, sarung tangan dan paaian tertutup selama berkendaraan. Hal ini dimaksudkan untuk melindungi semua bagian tubuh dari polutan yang ada, yaitu bagian paru-paru, kulit dan mata.

Bagi pejalan kaki biasakan mengenakan masker ketika berada di jalan raya dan kendaraan umum.

Bagi pengendara mobil, sebaiknya tidak membuka kaca kendaraan sepanjang jalan jika tidak dibutuhkan. Hal ini dimaksudkan agar polusi udara tidak masuk ke dalam mobil dan mengganggu pernafasan kita.

Secara rutin, selalu cek kondisi kendaraan anda. Ganti oli dan lakukan servis ringan secara teratur. Ini dilakukan agar kondisi kendaraan anda tetap prima sehingga meminimalisir kerusakan yang akan memicu terjadinya polusi yang semakin buruk yang disebabkan oleh kendaraan yang anda gunakan.

Berdasarkan pengalaman, polusi udara yang banyak ditemukan di jalan raya ini jika langsung terhirup, apalagi dalam jumlah banyak, akan langsung membuat yang menghirupnya mengalami gejala pusing, sesak napas, jantung berdebar. Nah beberapa indikasi tersebut dapat membuat seseorang merasa kalut dan tidak nyaman serta resah. Bayangkan jika kejadian seperti ini berulang dialami oleh seseorang. Selain semakin menurunnya kondisi fisik, psikologispun terganggu.

Untuk itu diharapkan peranan dari seluruh lapisan masyarakat untuk dapat sama sama menjaga aset yang dimiliki dan juga menjaga keharmonisan antara alam,  lingkungan dan apa yang ada di sekitar lingkungan tersebut.

Add Comment